Selasa, 16 Desember 2025

refleksi

 


Ditiap kita melakukan sesuatu, misal berpakaian, makan, mandi, menyapu, tidur dll...jika kita berniat karena Allah yg nyuruh kita atau karena Nabi yg mencontohkan sehingga kita melakukan itu semua sesuai dengan yang Allah mau atau yg Nabi ajarkan maka itulah ibadah kita, dengan kesadaran untuk tunduk pada perintah dan aturan Nya, begitu pun jika kita melakukan shalat,  puasa baca Qur'an namun hanya agar dipuji atau sekedar kebiasaan bukan kah itu merugikan? 

Bisa saja yang nampak sebagai amal dunia itu justru yg menyelamatkan kita dan kita berlindung dari amal yg sia²....Aamiin

Selasa, 25 November 2025

Teman belajar

 

Teman belajarku, maafkan segalaku

atas ceteknya ilmuku

atas sempitnya pikirku

atas rapuhnya dayaku

atas sempitnya egoku


Teman belajarku, maafkan semua

jika aku tak seteguh itu

jika aku tak sepintar itu

jika aku tak sehebat itu

jika aku tak sebaik itu


Teman belajarku, maafkan aku

yang memikatmu dengan karisma yang semu

yang menjebakmu dalam kebodohanku

yang menjeratmu diantara labil emosiku

yang mengekangmu begitu sepat


Teman belajarku, 

sesungguhnya meski kau menyebutku guru,

kadang itu tak pantas bagiku

dan sejatinya aku belajar banyak darimu

agar aku kian menekuri

lalu bersujud makin dalam 

atas titah - Nya yang tak terjalani sempurna


Teman belajarku, sedianya ku pinta

mohonkan ampun untuk ku

Pada Pemilik segenap dan selaksa

serta mohonkan naungan untukku, 

selalu dan senantiasa dengan Rahman-NYA


25-11-25

نون



Teman....

 

Teman

terlibat denganku, 

mungkin....kau resah, sedih, sesak

mungkin....kau sebal, marah, kecewa

mungkin...kau jengah, muak, menyerah

maaf jika begitu cerita kita


Teman....

terkait denganku

bisa saja aku pongah, lengah atau payah

bisa jadi aku bebal, naif dan pekat

bisa-bisanya aku membuatmu tercekat

maafkan jika begitu cerita kita


Teman...

bersamamu,

aku menapaki luasnya dunia

aku gapai indahnya warna

aku raih berbagai bintang gemintang

aku teguk segarnya samudra

terimakasih kau ada di cerita kita


Teman...

disampingmu,

aku hangat terlepaskan dari gigil kesendirian

aku ruah dalam gelora buncahmu

aku terlabuh pada Kasih-Nya menghadirkanmu

mensyukuri segenap 

mengantarkanku tertunduk

terimakasih kau hadir di cerita kita


25-11-25

                                  



                                                      نون

HGN 25


Selamat Hari Guru

Allah senantiasa melimpahkan Rahman dan Rahim-Nya

kagem panjenengan semua

Aamiin


senantiasa do'a mengalir,

dalam nafas raga ini yang tertoreh jejakmu

jiwa ini telah terukir karnamu

hati ini telah terjalin karenamu

meluruhkan dalam sujud yang tunduk


maafkan jika laku dan lisanku, melukaimu

ampunkan saat tandukku menggoresmu

relakan bila riap dan tatihku mengusikmu

mohonku, engkau tak terliput oleh cela dan luka-ku


Pada Penggenggam jiwa

segala asa berlabuh

segenap pinta akan naunganm-Mu

kagem panjenengan semua Guruku

dimanapun senantiasa Robb jaga 

sepenuh dalam dan seluas

Aamiin....


25-11-25


نون


Selasa, 11 November 2025

Mengalir

 

Mengalir

Menenikmati cahaya mentari yang menyapa dari sendu hingga merekah, menghangatkan derai dari gigil yang menyesakkan, mestinya mengingatkan kita bahwa diapun hanya menjalankan titah, yang bahkan lebih taat daripada makhluknya yang berakal ini. Entahlah kenapa justru akalnya lebih banyak digunakan untuk menggulungkan sekian tapi dalam ketaatannya sebagai alasan yang sungguh ada-ada saja.

Menghirup udara ini seringkali kita tak sadari, nikmat mengalir tak tereja, yang bahkan kita baru menyadari saat diambang batas, atau saat ketiadaannya. Baru meluruh saat kita terdesak dan merasa butuh, nan saat melimpah kita begitu saja terlena, bahkan tak jarang mengagungkan yang sama sekali bukan karena kita juga bukan milik kita.

Mendengarkan berbagai alunan dan bisikan, menggelitik dawai hati yang semestinya mengalirkan rasa takjub dan bersujud, bahwa semesta begitu syahdu mengalunkan nada-nada. Membuai kita dalam balutan yang menentramkan bukan justru melenakan hingga alpa segala yang semestinya, pun menggunakannya justru tuk menjauh dari Nya

Melihat sekitar dengan aneka warna-warninya, yang cemerlang atau yang menyejukkan, yang menyilaukan atau yang meredupkan, sungguh mestilah mengantarkan pada kesadaran akan kuasa Nya, sungguh kita bukanlah apa-apa. Namun ber aku dengan kecongkakan yang berkali dan mengerat.


                                                                                       

نون

DAUN JATUH

 

DAUN JATUH

 

Dan tiap helai daun yang jatuhpun tak ada yang terlepas dari kehendak Nya dan catatan Nya, adakah yang terlintas jika kita bisa lepas sedetikpun dari pengawasan-Nya. Bahwa kemaha tahuan-Nya adalah meliputi lebih dari semesta dalam keluasan waktu dan tempat yang tanpa batas tanpa tapi.

Ada disaat merasa sudah berbuat kebaikan dan lalu merasa juga bahwa kebaikan yang kita dapatkan adalah dari apa yang kita lakukan. Sungguh pun itu adalah kesombongan, tidak ada yang bisa kita lakukan selain dari kuasa Nya, dan dalam kehendak Nya. Maka semestinya kita tundukkan bahwa kebaikan yang berlimpah adalah karena kepemurahan Nya-lah yang lebih melimpah dari semuanya.


نون


Kamis, 28 Agustus 2025

Rindu kami padamu

 

selalu mengingatmu

menumpuk rinduku

lekat dirasa

mengerat di hati

pada senyummu, yang menentramkan

pada ratapmu, yang melindungi

pada rengkuhmu menjaga kami

tanpa jeda waktu

tanpa limpat jarak

meski tak tersalut raga

tak tertirai abad

pu kami gaungkan salam

penuh rindu dan harap

meski gapai kami tertatih

pada uswahmu yang meluas

percaya penuh atas cintamu

yang tak terbatas tak terhingga


Salam 'alaika ya Nabi

نون




Rinai

 

Rinai ini harusnya mengingatkan pada-Mu

tentang yang tercurah, melingkupi penuh

tentang yang melimpah menaungi senantiasa

tentang semesta yang mestinya meluruhkan

tentang diri yang layaknya bertunduk


 

# المطر

نون 




Jumat, 08 Agustus 2025

Perjalanan

 

Adalah hidup 

Selalu menuju

Meski kadang arah menyesat

Atau sejenak berbelok

Harap kan menemukan

Dan segera bermuara

Karna sejati berujung pasti

Hempasan dan terpaan adalah melodi

Sedang tangis dan luka adalah asahan

Dawai yang berhembus membisikkan 

Akan lena atau tertunduk luruh

Merapat dan semakin 

Terpaku sujud


نون

Senin, 09 Juni 2025

lalai

 

berulang mendengar

lalu kembali lalai


berulang melihat

lalu lalai lagi


berulang berkaca

lalu lagi-lagi lalai


berulang mengecap

kemudian lalai lagi


berulang mengeja

kemudian lagi-lagi lalai


berulang terantuk

berulang terseok

berulang terjatuh

berulang .......


harusnya  terbentuk dalam tadabur

namun meski berulang dan lagi -lagi lalai

meyakini Kau pasti selalu merengkuhku


نون                



dzikir

 


mengingat

meresap

meruah


        tanpa kata

        tanpa suara

        tanpa hitungan


melaju menembus batas

menyusup meretas kilas

mengurai melepas bias


                            dalam diam

                            dalam syahdu

                            dalam rindu


merekatkan sujud

melekatkan tunduk


نون                


kebanggaan

 

melalui hari ini, 29 Desember 2024



adalah kisahmu

adalah tentangmu

adalah harimu

adalah masamu menorehkan jejak

menjadi bagian doa

menjadi hamparan kasih

menjadi luapan harapan 

menjadi kebanggaan


@nanda terkasih Fa 💗


                                    # Nun





Minggu, 20 April 2025

Tapak

 TAPAK


biarkan,

    tapak ini mengukir

        tiap bersitan

            dan bisikan

                meski kecil

                    dan tertatih

                        diatara sekian

                            kutatihkan

                                tapak yang hendak

                                    menjadi jejak




نون

Jumat, 21 Februari 2025

tak berarti



Tidak dipedulikan 

Tidak dianggap 

Tidak dipentingkan 


Memang tidak seberarti itu

Memang tidak sebernilai itu

Memang tidak sepenting itu


hanya seakan ada jika,

digunakan 

dimanfaatkan 

diperalatkan

dihabiskan


Selanjutnya selalu akan,

Dihempaskan 

Diabaikan 

Diacuhkan 

Dijatuhkan 

Diluluh lantakkan 


Berlakulah seperti debu

Adanya pun akan dibuat 

Terbang dan hilang 

Tak berbekas


                                                                                نون

Melambung


Melambung hanya akan makin terpuruk 

Duri makin menusuk

Hempasan kian keras

Luka pun kian perih


Jika labil terambing

Mudah disulut

Akan tergores menyayat

Pun lantak tak tersisa


Lilitan mencengkeram

Pekat meracuni

Jika kau berasa

Kita berjarak kian

Telisik maya tak guna

Pun entah yang menyeruak

Menipiskan pundi yang tlah terpapar

Gapai nan lemah

Surut langkah hampir tenggelam 

Jikalau masih

Jepitan meringih makin pedih



                                                                                            نون

Apalah

 

Apa tak layak diperjuangkan?

Apa tak ada ingin membahagiakan?

Capek menunggu

Capek berharap

Capak meminta

Capek memulai 


Hanya ingin

Dimengerti

Diperhatikan 

Dipedulikan 

Dijaga

Diperjuangkan 


Salahkah jika,

Ingin diberi tanpa meminta

Ingin dihargai tanpa merajuk




                                                                نون

Tenggelam

 

dalam setiap

desau patah dahan

tenggelam dalam deras hujan

tak terdengar

dan terabaikan

pun lirih rintik

tersapu deras badai

tenggelam senyap

tak terbaca

dan terlupakan


                                                                                نون 

Rabu, 29 Januari 2025

Tak penting

Seringan kapas, dibawa angin melayang

Kian jauh pada tuju yang tak bertepi 

Liapan tersapa dalam laju, berguliran meletupkan aneka rasa

Menggigil atau membara bersilat dan memantul

Mungkin terbuai hingga terberai

Luluh lantak terserak

Sekejap pun hilang tak berbekas 

Adakah pernah

Adakah gores

Namun sungguh tak terpaut

Dan pula tak jua patut

Apalagi terliput

Biar semua bias, dan lalu lepas

Tak ada pijak

Tak ada belitan

Tak jua diukirkan

Karena sungguh tak terpikir

Sejenak dan berlalu

Hadir dan menghilang 

Tanpa tersambut

Tanpa disahut

Tiada arti yang musti dimengerti 

Tiada peduli yang harus diakui

Bahkan mustahil diperjuangkan


نون

Simfoni


 Simfoni

 

Mengalun dalam perpaduan,

Tak akan berirama jika hanya,

Indah saat beradu,

Syahdu jika bertemu,

Rintik demi derasnya titik,

Gemercik dalam lajunya bisik,

Alunan menelisik

Lirih mengusik

Jiwa diam meluruh

Hati terbawa menepi

Pada Sang Jua

Meletupkan tunduk yang penuh

Melesapkan  sujud yang hanya

Demi kesekian yang merajai

Atas segenap yang menguapkan

Hingga memang semestinya kembali

Karena bentang jalan hanya bersimpul diakar


نون 

refleksi

  Ditiap kita melakukan sesuatu, misal berpakaian, makan, mandi, menyapu, tidur dll...jika kita berniat karena Allah yg nyuruh kita atau kar...