Senin, 11 Agustus 2025
Jumat, 08 Agustus 2025
Perjalanan
Adalah hidup
Selalu menuju
Meski kadang arah menyesat
Atau sejenak berbelok
Harap kan menemukan
Dan segera bermuara
Karna sejati berujung pasti
Hempasan dan terpaan adalah melodi
Sedang tangis dan luka adalah asahan
Dawai yang berhembus membisikkan
Akan lena atau tertunduk luruh
Merapat dan semakin
Terpaku sujud
نون
Senin, 09 Juni 2025
lalai
berulang mendengar
lalu kembali lalai
berulang melihat
lalu lalai lagi
berulang berkaca
lalu lagi-lagi lalai
berulang mengecap
kemudian lalai lagi
berulang mengeja
kemudian lagi-lagi lalai
berulang terantuk
berulang terseok
berulang terjatuh
berulang .......
harusnya terbentuk dalam tadabur
namun meski berulang dan lagi -lagi lalai
meyakini Kau pasti selalu merengkuhku
نون
dzikir
mengingat
meresap
meruah
tanpa kata
tanpa suara
tanpa hitungan
melaju menembus batas
menyusup meretas kilas
mengurai melepas bias
dalam diam
dalam syahdu
dalam rindu
merekatkan sujud
melekatkan tunduk
نون
kebanggaan
melalui hari ini, 29 Desember 2024
adalah kisahmu
adalah tentangmu
adalah harimu
adalah masamu menorehkan jejak
menjadi bagian doa
menjadi hamparan kasih
menjadi luapan harapan
menjadi kebanggaan
@nanda terkasih Fa 💗
# Nun
Minggu, 20 April 2025
Tapak
TAPAK
biarkan,
tapak ini mengukir
tiap bersitan
dan bisikan
meski kecil
dan tertatih
diatara sekian
kutatihkan
tapak yang hendak
menjadi jejak
نون
Jumat, 21 Februari 2025
tak berarti
Tidak dipedulikan
Tidak dianggap
Tidak dipentingkan
Memang tidak seberarti itu
Memang tidak sebernilai itu
Memang tidak sepenting itu
hanya seakan ada jika,
digunakan
dimanfaatkan
diperalatkan
dihabiskan
Selanjutnya selalu akan,
Dihempaskan
Diabaikan
Diacuhkan
Dijatuhkan
Diluluh lantakkan
Berlakulah seperti debu
Adanya pun akan dibuat
Terbang dan hilang
Tak berbekas
نون
Melambung
Melambung hanya akan makin terpuruk
Duri makin menusuk
Hempasan kian keras
Luka pun kian perih
Jika labil terambing
Mudah disulut
Akan tergores menyayat
Pun lantak tak tersisa
Lilitan mencengkeram
Pekat meracuni
Jika kau berasa
Kita berjarak kian
Telisik maya tak guna
Pun entah yang menyeruak
Menipiskan pundi yang tlah terpapar
Gapai nan lemah
Surut langkah hampir tenggelam
Jikalau masih
Jepitan meringih makin pedih
نون
Apalah
Apa tak layak diperjuangkan?
Apa tak ada ingin membahagiakan?
Capek menunggu
Capek berharap
Capak meminta
Capek memulai
Hanya ingin
Dimengerti
Diperhatikan
Dipedulikan
Dijaga
Diperjuangkan
Salahkah jika,
Ingin diberi tanpa meminta
Ingin dihargai tanpa merajuk
Tenggelam
dalam setiap
desau patah dahan
tenggelam dalam deras hujan
tak terdengar
dan terabaikan
pun lirih rintik
tersapu deras badai
tenggelam senyap
tak terbaca
dan terlupakan
نون
Dingin
Dingin yang menggigilkan Apakah dari luar diri, atau justru dari dalam diri Berselimutpun tetap diantara Setidaknya satu sisi sedikit hangat...


