Kamis, 11 Maret 2021

الشوق


الشوق

انا في شوق اليك يا حبيبي
شوق شديد كما حديد
انا في شوق اليك يا حبيبي
شوق كثير كما تراب

ا يمكن بلقائك في النوم
اذا نمت ليس بقريب منك
كالنهر و النار

ا يمكن بلقائك في الغد
اذا قمت بعيد عنك
كالنهار و اليل

انا في شوق اليك فقط يا حبيبي
بل بعيد عنك جدا في الزمان و من الرسالة
لو انا في شوق اليك يا حبيبي
بل في امال فقط لم تحرك



Rindu

 RINDU # perbanyak sholawat ...


Aku merindukanmu/ aku rindu padamu wahai kekasih
Rindu yang berat seperti besi
Aku rindu padamu wahai kekasih
Rindu  yang banyak ( melimpah ) seperti pasir

Apakah mungkin bertemu denganmu dalam mimpi/tidurku
Jika tidurku tidak dekat darimu
Sebagaimana air dan api
Apakah mungkin bertemu denganmu diesok hari
Jika aku berdiri jauh darimu
Sebagaimana siang dan malam

Aku hanya rindu saja wahai kekasih
Bahkan aku begitu jauh dari zamanmu dan risalahmu
Kalaupun aku rindu padamu wahai kekasihku
Bahkan dalam angan-angan saja yang tak bergerak


Waktu

 WAKTU


Kita menunggu waktu 

Yang berputar dengan kuasa Nya


Yang berjalan dengan cepat

Tidak kembali walau sedikit/sebentar

Tidak berdiam/berhenti walaupun sedetik

Kita menunggunya dan dia tidak menunggu kita

Apakah kita sudah menyiapkannya

Apakah kita merasa persiapan kita akan cukup

Apakah kita hanya tinggal diam saja

Sungguh kita telah diberi waktu

Tapi kita tidak berpikir sesuatupun/sedikitpun


الساعة


الساعة

اِنْتَظِرْنَا السَاعَة

التي تَدُرُّ بِقُدْرَتِهِ

وَ تَسِيْرُ سَرِيْعًا

لاَ تَعُوْدُ وَ لَوْ قَلِيْلًا

لاَ تَسْكُتُ وَ لَوْ دَ قِيْقًا

اِنْتَظِرْنَا وَ لَا تَنْتَظِرْنَا

أ اِسْتَعِدْنَا بِهَا

أمْ نَشْعُرُ بِاِسْتِعْدَادِنَا سَيَكْفِ ؟

أمْ نَسْكُنُ بِالسُكُوتِ فَقَطْ

قَدْ أعْطَيْنَا الوَقْتُ

لَكِنَّ لاَ نُفَكِّرُ شَيْئً


Perasaan

 Perasaan terdalam



Untuk tertarik pada Mu


Untuk (rasa) mendalam  pada Mu

Alasan terbesar (dalam) pemikiran

Untuk begitu dekat pada MU

Untuk begitu percaya pada Mu

Harapan yang sangat pada semuanya

Adalah menjadi berani untuk mengetahui

Adalah menjadi mungkin/mampu untuk memahami

Berbuat untuk Mu

Berpikir tentang Mu

Pada apapun

Atas apapun

Meski tak akan bisa berbohong

Meski harus banyak menangis / meangis lebih

Harapan yang besar atas kebahagiaan

Pelukan yang erat dan amat dekat

Dalam hati terdalam

Berusaha keras dan lebih

Tuk mencintai saja


Loving YOU


LOVING YOU

The deepest of feeling
To interest in You
To inclue in You
The big reason of thinking
For so closing to You
For so beliving to You
The most hope of every thing
Is be brave at knowing
Is be might at understanding

Doing for You
Thinking of You
In enything
Of  everything
May can’t liying
Even must to crying more
Even must to miss so bad
Big of hope to happines
Big hug and closer
The buttem in heart
Working hard and much
Just to Loving


Rahmat MU


apalah kita atas laku kita ?
apalah kita atas doa kita ?
apalah kita atas siapa kita ?

bahwa semua hanya karena Rahmat NYA
bahwa setitikpun jua hanya karena Rahmat NYA

tak pantas jika kita agungkan diri sendiri
apa yang kita bisa laku tanpa NYA
tak boleh kita mengaku atas rapal yang terucap
apa yang bisa kita karsa tanpa izin NYA

menekuri bahwa setiap hal kebaikan yang kita dapat,
bahkan tak setitikpun bukanlah karena kita sendiri,
semua hanya karena izin Nya karena Rahmat Nya
bukan karena laku kita
bukan karena ritual kita
bukan karena do'a kita
bukan karena amal kita
tapi semua hanya karena Rahmat NYA







Selasa, 24 November 2020

harusnya

setemesinya atas semua

selayaknya atas semua

hanya menuju dan pada Mu jua

sesuai mau Mu dan karsa Mu

bukan lalu sesuai egoku

bukan terus sekedar inginku

yang sebenarnya ku tahu terlalu hanya nampak luarnya

yang sebenarnya hanya begitu saja


Guru Cinta


kagem semua yang mengajariku Cinta NYA

kagem semua yang mengenalkanku pada Kekasih NYA

kagem semua yang menuntunku pada jalan Rahim NYA

penuh do'a berlipat lipat

penuh harap meletup letup

penuh asa berdera selaksa

penuh damba bermuara cinta

semoga segala bertuah berkah

dengan Rahmah dan Maghfirah NYA

guru

 #kagem semua guru


Robb...

izinkan ku pinta selaksa untuk sayangi beliau semua

dengan cinta Mu yang melimpah

pun naungi pula beliau semua

dengan maghfirahmu yang tercurah


Robb...

beliau yang mengenalkan ku dengan Mu

mengajariku berjalan bahkan berlari pada Mu

meski langkahku lebih sering terseok 

bahkan juga tersendat membelot


Robb...

beliau yang menemaniku menekuri nikmat Mu

pun juga mengarungi luas kuasa Mu

meski nalarku tertatih dan membias

bahkan juga menggelung dan berkabut


Robb....

beliau yang mengenalkanku dengan kekasih MU

pun meliputku dengan untaian teladan nabi Mu

meski riap hatiku penuh sendu

bahkan juga menelesik bara yang entah


Robb...

izinkan ku alukan salam pada sang Nabi pelita zaman

yang mencintai kami laksana lautan

pun meski kami belipat era

bahkan jangkauanku tak layak ber-asa

 

Robb...

izinkan ku ulur beribu damba

tuk terliput dalam jalur bersama kasih Mu dan kekasih Mu

menghamba dan bertuju selalu dan hanya pada Mu

mengeja cinta kekasih Mu yang bermuara pada cinta Mu


Selasa, 17 November 2020

memandangmu

hanya mohon maafmu

jika aku masih memandangmu

dalam bingkai yang ku buat sendiri

dalam fokus yang ku atur sendiri dan

dari lajur yang ku kemas sendiri


hanya mohon maafmu

jika sedikit atau banyak 

masih mengusikmu

atau bahkan menggurismu dan

juga mungkin merancukanmu


hanya mohon maafmu

bila aku tak jua lekang

bila aku belum beranjak

menoreh ragam asa akan-mu

meraup  riuh riap padamu


hanya mohon padamu maafkan aku

jika pandangku atasmu berlaku saja

jika pandangku padamu terlalu saja

jika pandangku padamu hanya saja

dan biarlah abaikan saja



Dingin

Dingin yang menggigilkan Apakah dari luar diri, atau justru dari dalam diri Berselimutpun tetap diantara Setidaknya satu sisi sedikit hangat...